[REVIEW] NOVEL THE LOVE HYPOTHESIS - ALI HAZELWOOD

 Semua review disini murni pendapat pribadi dan tidak berniat menjelekkan atau mengagungkan karya orang lain. Setiap orang memiliki selera bacaan masing-masing. Terima kasih.

review, buku, the love hypothesis, ali, hazelwood
sumber: goodreads

Judul: The Love Hypothesis

Penulis: Ali Hazelwood

Tanggal Terbit: 14 September 2021

Jumlah Halaman: 384 halaman

ISBN: 9780593336823

Bahasa: Inggris

BLURB

Sebagai kandidat Ph.D. , Olive Smith tidak percaya pada hubungan romantis yang langgeng--tetapi sahabatnya percaya, dan itulah yang membawanya ke dalam situasi ini. Meyakinkan Anh bahwa Olive sedang berkencan dan sedang dalam perjalanan menuju kebahagiaannya selalu membutuhkan lebih dari sekadar trik: Ilmuwan membutuhkan bukti. Jadi, seperti ahli biologi yang menghargai diri sendiri, Olive panik dan mencium pria pertama yang dilihatnya.

Pria itu tidak lain adalah Adam Carlsen, seorang profesor muda yang jagoan--dan terkenal tidak ramah. Itulah sebabnya Olive langsung kecewa ketika tiran dari lab Stanford yang berkuasa ini setuju untuk merahasiakan sandiwaranya dan menjadi pacar palsunya. Tetapi ketika konferensi sains besar menjadi kacau, menempatkan karir Olive di atas pembakar Bunsen, Adam mengejutkannya lagi dengan dukungannya yang pantang menyerah dan bahkan lebih keras lagi ... perut six-pack.

Tiba-tiba eksperimen kecil mereka terasa sangat panas. Dan Olive menemukan bahwa satu-satunya hal yang lebih rumit daripada hipotesis tentang cinta adalah meletakkan hatinya sendiri di bawah mikroskop.

BACA JUGA: [REVIEW] NOVEL WONDER - R.J. PALACIO


SINOPSIS 

Olive terpaksa berbohong dengan sahabatnya Anh bahwa ia akan kencan. Ini terjadi karena Anh dekat dengan Jeremy, yang dulu sempat dekat dengan Olive meskipun mereka tidak sampai berkencan tapi Anh meyakini bahwa Olive masih memiliki perasaan dengan Jeremy dan membuat Anh ragu untuk menerima perasaan Jeremy.

Di malam Olive berbohong bahwa ia akan pergi kencan padahal ia ke lab, ia tidak sengaja bertemu Anh dan akhirnya ia memutuskan untuk mencium laki-laki pertama yang ia temui di dekatnya. Tanpa ia sangka-sangka ternyata laki-laki yang ia temui itu adalah Adam Carlsen, professor muda yang tidak disukai di Stanford karena kekakuannya dan kekejamannya dalam memberikan penilaian untuk para akademisi muda.

Olive dengan sangat terpaksa meminta bantuan Adam untuk menjadi pacar pura-puranya dengan keyakinan bahwa Adam akan menolak. Tapi, ternyata Adam menyetujui permintaan Olive ini dan mereka membuat perjanjian sendiri tentang apa yang akan mereka dapatkan dengan hubungan palsu mereka ini.

Tujuan Olive adalah untuk meyakini Anh bahwa ia bahagia bersama Adam dan Adam meyakini komite Stanford bahwa Adam akan tetap di Stanford dan uang penelitiannya akan segera dicairkan. Hubungan Olive dan Adam ini tiba-tiba beredar luas di kampus dan semua mengetahui hubungan mereka. Untungnya Olive bukan akademisi muda di bawah bimbingan Adam sehingga tidak akan ada kecurangan namun Olive harus berhadapan dengan banyak teman-teman akademisi lainnya yang terlebih lagi menjadi “korban” dari Adam.

Selain berpusing ria dengan keputusannya bersama Adam, ia juga harus menghadapi masa depan karirnya yang penuh dengan rintangan. Mulai dari mencari lab untuk penelitiannya hingga tiba-tiba ia harus mempresentasikan hasil penelitiannya di sebuah seminar besar. Hal yang tak pernah Olive sangka bahwa Adam selalu membantu apapun kesulitan yang ia alami, baik dalam karir maupun dengan dengan hubungan pura-puranya ini.

Semua semakin rumit ketika Olive tanpa sadar mulai memiliki perasaan beda dengan Adam, yang tak bisa Olive yakini apa yang Adam rasakan terhadap dirinya apalagi kini ia telah bisa menjadi teman dari Adam. Kini Olive dihadapi dengan masa depan karirnya, karir Adam dan kisah cinta yang tak jelas ujungnya.


REVIEW

Buku ini masih fresh banget dan waktu muncul di anticipation goodreads aku langsung tertarik untuk baca. Mulai dari latar belakang di academia yang belum pernah aku baca sebelumnya dan tentunya karena ini trope fake dating yang selalu seru untuk diikuti.

Aku menyelesaikan buku ini cepet banget, padahal kalo diliat dari jumlah halaman lumayan juga hampir 400 halaman. Kalo lagi libur mungkin aku bisa habiskan dalam 1 hari aja tapi berhubung sedang kerja sepertinya aku butuh waktu 2 harian untuk menyelesaikan buku ini. Aku suka karena bukunya mudah untuk dipahami, Bahasa Inggrisnya juga tidak terlalu sulit meskipun ada beberapa istilah dalam penelitian tapi sama sekali tidak menghambat dalam proses membaca.

Latar belakang academia disini benar-benar digambarkan dengan lengkap dan baik jadi aku beneran mendapatkan suasana seperti apa sih dibalik dunia academia itu. Gimana mereka pusing dengan penelitian, bagaimana pusing mencari dana, lab maupun menghadapi professor yang mungkin mencerca penelitian mereka. Menurutku ini menarik banget sih karena aku selalu penasaran gimana sih dunia para peneliti itu dan bagaimana mereka bisa dapet ide penelitian itu sendiri dan apa aja yang mereka lakukan.

Tokoh-tokoh yang ada di buku ini pun sangat digambarkan dengan baik. Aku awalnya tidak bisa mengira sama sekali akan ada tokoh jahat disini tapi ternyata ada dan benar-benar menambah keseruan buku ini! Apalagi tokoh Adam, sepertinya Adam adalah tokoh favoritku disini. Adam yang digambarkan cuek dan dingin, tapi bisa bersikap berbeda banget dengan Olive, bukan tipikal tokoh yang luar biasa karena ada banyak tipe yang seperti ini di novel romance. Tapi, mengetahui latar kisah si Adam sendiri bikin aku sebagai pembaca selalu suka kalo Adam muncul di cerita.

Untuk sudut pandang cerita, kita hanya akan melihat lewat Olive dan dari sini juga kita bisa perkembangan tokoh Olive ini. Mungkin pada satu titik di cerita kalian akan kesal dengan sikap Olive yang lagi-lagi berbohong, tapi semakin melihat apa yang dialami sama Olive, aku merasa bahwa kebohongan yang disampaikan Olive itu enggak seberat apa yang dialami Olive disini. Apalagi ditunjukkan bahwa Olive merelakan sesuatu buat Adam, yang sebenarnya bisa dikomunikasikan sih tapi emang menambah drama cerita ini.

Aku justru puas sih dengan ada penambahan drama ini, malah termasuk bagian favorit aku di buku. Kita jadi makin bisa melihat apa yang sebenarnya di kejar Adam, apa yang dirasakan Adam dan apa yang rela diperbuat Adam. Wah, kayaknya aku terlalu nge-fans dengan Adam nih 😆

Satu hal yang aku suka banget dari buku ini, kita tidak hanya akan melihat kisah percintaan aja tapi kita bisa menikmati kehidupan akademis dan kita juga mendapatkan porsi persahabatan yang cukup kental juga disini. Bagaimana Olive dan sahabatnya berinteraksi dan bagaimana seorang Adam yang kaku juga ternyata punya sahabat untuk ia berbagi segala macam hal. Meskipun gak terlalu banyak tapi aku suka dengan cuplikan cerita persahabatan yang dimasukkan.

Apa yang aku bisa pelajari dari buku ini pertama penting untuk jujur, baik jujur dengan orang lain maupun diri sendiri. Olive menjadi ribet sendiri hidupnya karena kebohongan yang ia sampaikan. Kedua, tekad kuat demi mimpi, disini kita bisa melihat gimana seriusnya Olive mengejar impiannya untuk menyelesaikan penelitiannya, mau dijatuhkan oleh orang lain separah apapun Olive tetap enggak menyerah sama sekali dan menurutku ini poin penting banget buat diikuti.

Aku kasih buku ini rating 4/5 ⭐! Buat pecinta romance akan aku sarankan banget buat ikutin buku ini. Apalagi menurutku ini termasuk buku yang ringan ya meskipun ada konflik tapi gak akan membuat kepikiran berlebihan malah mungkin bakal bikin sayang banget sama tokoh-tokohnya (kayak aku!) 😆

BACA JUGA: [REVIEW] NOVEL THE UNHONEYMOONERS - CHRISTINA LAUREN

Post a Comment

3 Comments

  1. Buku yang udah ada dalam antrianku!! 😍😍😍
    Aku bacanya cepat-cepat biar nggak kena spoiler wkwk
    Baca review Kak Tika bikin jadi pengin cepetan baca 🙈🙈
    Btw Kak Tika kok suka update banget sih sama buku-buku kekinian wkwkwk. Kakak baca bukunya darimana? Beli di apps gitu atau antri di Libby?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hohoho semoga bisa segera baca yaaa Li, karena Lia lagi tertarik dengan buku romance kayaknya sih ini bakal cocok juga sama Lia.
      Iya Li, biasanya aku beli buku digitalnya karena gak sabar kalo nunggu di scribd atau libby gitu 😆

      Delete
  2. wah, udah lama ga baca novel romance... jadi tertarik :D

    ReplyDelete